Saturday, 20 February 2010

update 2

7th Sept 2009/0648

Wahai Tuhan Maha Sempurna, satu-satunya yang layak disembah. Tiada lain selain Engkau. Seluruh tubuh, minda dan segenap inci diri ini terabdi untukmu.

Aku lantunkan melodi hati buatMu, bukan dalam halwa telinga. Tapi melodi yang mampu aku ukirkan dengan kata-kata, agar aku bisa memperdengarkannya sekali lagi, andai aku tersungkur menyembah bumi. Tuhanku, aku pernah merasa tersiksa sendiri ketika aku sendirian di sini. Hati bagai dihiris saat Kau jemput pulang wali utamaku. Alhamdulillah, selepas setahun berlalu, aku diperlihatkan hikmah ngilu hatiku. Andai hal itu tidak berlaku, entahkan aku masih hanyut dalam dosa-dosa yang hitam pekat.

Tuhanku, hati ini sungguh sayu sewaktu ibu berbicara tentang dirinya sendirian menunggu khabar gembira kemenangan orang yang berpuasa. Sayu dan sedih. Andai bisa aku terbang pulang, tidak aku berkeluh kesah untuk mengepakkan sayapku sepanjang malam. Demi menemani dia. Aku ingin solat bersama. Aku ingin berdua ke masjid, mengabdi pada Sang Pencipta. Namun aku jauh, dan segala angananku tak termungkinkan. Aku cuba pujuk hati, berkali-kali mengamati sabdaMu bahawa anak yang solehah itu doanya sampai untuk orang tuanya. Oleh itu tuhan, aku ukirkan di sini, harapan seorang anak yang sarat merindu kehangatan kasih ibunya. Seperti hangatnya linangan airmata yang merembes, tidak mengerti penat mata menangis. Agar suatu hari, andai aku yang Kau jemput dulu sebelum ibuku…tidak akan merasa terkilan tidak sempat menyatakan kasihku. Kerana bingkisan ini menjadi bukti bahawa setiap detik, setiap masa jantungku berdenyut, doaku untuk kedua mereka tak pernah putus.

Wahai Tuhan yang Maha Kuasa, yang menciptakan aku dari dua insan mulia…

Aku pohonkan seribu kemaafan buat arwah abah yang kurasakan baru semalam kudengar ledak tawanya di sisi. Aku panjatkan kemaafan buatnya. Aku inginkan perlindungan dariMu ya Allah, tuhan Maha Esa untuknya. Allah…kau ampunkan segala dosa-dosa nya, jauhkan dia dari api neraka. Aku ingin sekali menjadi anak solehah yang akan membantunya di sana. Aku ingin sekali doaku sampai kepadanya. Aku ingin alunan kalimahmu yang aku ajukan saban hari menjadi penyejuk dan pelindung untuk arwah abah. Ya Allah, sungguh aku zalim keatas diriku selama ini. Bantu aku menyucikan dosaku, agar doa-doaku sampai kepadaMu. Agar doaku untuk arwah, tidak terhijab dan terus kepadaMu.


Resapkan ketenangan dalam hati manusia yang menanggung azab melahirkanku, tatkala dia sendirian. Temani dia andai dia merasa kesepian. Wujudkan yakin di hatinya bahawa dia tidak berseorangan. Ya Allah, tuhan semesta alam. Khabarkan kepadanya yang aku sungguh-sungguh menyayanginya. Dan aku ingin berusaha menjadi penyejuk hatinya. Agar sakit melahirkan aku dahulu diganti bahagia. Semoga bercahaya senyum tawanya. Tuhan beri aku kesempatan untuk bersua muka dengan ibu, dan ibu kepada ibuku…agar kami dapat berjemaah bersama. Aku dapat aku dengarkan kalimah sucimu, agar dapat aku sampaikan kepada mereka tentang besar cintaMu.

Amin.

update 1

bring back the memories
sown at the place i once loved
send me to
the past that would never be present
build for me a dwellings
of crystal
adorn myself with musk
bathe me in the mediterranean
with the wave not too harsh
with the wind softly brushes against me


BuatMu Pencipta
selayaknya cinta seorang hamba
bukan buat yang akan binasa
bila rasa makin mengusik
hinggakan dunia terasa sempit
hanya bimbinganMu aku harapkan
agar cintaku kekal untuk Sang Pencipta

Dunia ini tidak lama
makin lama semua makin binasa
buatku bergetar menghadam al-Zalzalah
dengan cerita dunia yang sudah semakin lelah

bila terasing di tempat sendiri
aku tagih janji
semakin kurang normal
atas kenormalan buatan

satu, ya Rabb,
jangan butakan aku dengan nikmat dunia...
Rabb,
aku idamkan akhirat yang bahagia
walau kini derita
berperang dengan segalanya

"Verily, i am Allah. There is no god beside Me. So serve Me and establish prayers to remember me. The Hour of Resurrestion is coming. I have willed to keep the time of its coming hidden so that everyone may be recompensed in accordance with his efford."

"Sungguh, aku ini Allah, tiada tuhan selain aku. maka sembahlah aku dan laksanakan solat untuk mengingat Aku. Sungguh, hari kiamat itu akan datang. Aku merahsiakan waktunya agar setiap orang dibalas sesuai dengan apa yang dia telah usahakan."

Forgive us, Allah.

hey, hows life?

Assalamualaikum, dear Blog,

Sorry that we've not been in touch for weeks. I am busy doing nothing. Lately mcm tak lalu makan (tiku tipu), ala2 angau. mungkin kerinduan yang aneka jenis membuatkan reseptor lapar tak berfungsi. i miss my family though ive been travelling back and forth to penang frequently. I miss my house 20 mates, ini sume gara2 blog zati. Tadi dah call nad and zati, tapi call hana tak dapat. malu gaks la ttbe call ckp rindu, tapi ape aku kesah, kate syg kan... he he. sarah yang sebelah katil pn aku rindu, and line and tasha too. pdhal slalu je lepak blok 3. mungkin perlu letak baju2 sket kat sane, tak yah asek2 balek amek barang kalau nk tido sane. enough wit rindu2. next.

hobi baru, saye suke melepak di kuburan. bukan waktu malam ye kawan2. ntahlah kenape. it is a place that will stay still, at all time of the day. Tenang, sunyi, menghibakan, menakutkan and mcm emosi boleh hadir bile lepak kat kuburan. eh, why do i call it 'kuburan'? nape tak panggil kubur?

ini adalah post yang tak tersusun, this is on the spot. sedar tak sedar ive got few posts written in my pendrive but tak post kat blog. hampehs. tgk la, jap g ill put it in kot. dah la kot eh. tak suke tules takde motif, nnt melalut. da~

miss you.

Thursday, 24 December 2009

:(



SAYE SANGAT SEDIH NK TINGGAL BEETHOVEN!!!

Wednesday, 16 December 2009

Do you believe?

"Surely Allah has purchased of the believers their lives and their belongings and in return has promise that they shall have paradise. They fight in the way of Allah and slay and be slain...."

"Those who constantly turn to Allah in repentance, who constantly worship Him, who celebrate His praise, who go about the world to serve His cause, who bow down to Him,who prostrate themselves before him, who enjoin what is good and forbid what is evil, and who keep the limits set by Allah. Announce glad tidings to such believers"

At-Taubah: 111-112

Bila dipikir2kan, sebenarnya kita neh tak berharta kan? Body pinjam, umur pinjam, sume pinjam. Selame2 hidup neh, rupenye baru tersedar yang kite hidup atas ihsan Allah. kalau Allah tak bagi kesihatan untuk kita, mmg tak sehat la kan. Hurm. This is actually a respond for the book 'Return of the Pharoah' by Zainab al-Ghazali. If i were to preach about the content, it would be no use. You can look for the book and read it yourself.

The book made me reflect on us, the youth that lives in our comfort zone. Comfort zone here does not means living in luxury, buy having the luxury yang kita tak nampak. Apa comfort zone kite ek? Kite..(you and me, our friends) live in good health with just occasional fever or flu...fatigueness. We insyaAllah normally have morsels to eat. We have time in our hands and we still have the strength to do the chores.

Lalu kemana agaknya kita belanja kan 'allowance' kita? Aduh, bila saye reflect, saya risau dan takut. Banyak mana sangat la kebaikan yang saya dah buat, berbanding yang tak berapa baik? Bayangkan kalau kita ada jam pasir kan, rupanya waktu kita hanya beberapa hari lagi...atau pun sampai kejap lagi je. eisy. chuak.

In the book i mention above, kalau nk dicompare the way manusia2 kental neh diseksa...saya rasa second day saya kat penjara pn saya dah innalillah kot. disebat berulang2 kali..bukan dalam masa sehari..tapi berminggu2. Bila pengsan, diberi some substances supaya kita sedar balek, bukan untuk diubati tapi untuk diseksa. bukan setakat fizikal, malahan mental pon kene seksa.

Kerdilnya saya rasa bila membaca tentang perjuangan tokoh2 yang bermatian menghidupkan Islam di muka bumi, sedang kita...kita sendiri cuba membunuh Islam yang ada dalam diri. Astaghfirullah, takut dan risau kalau taubat tak diterima. Tapi Allah dah cakap kat atas tuh (112), jika kita balek kepada Allah, dan menghidupkan agama ini...sangat beruntung. Masya Allah.

8 days and counting. Malam2 semakin lena. Alhamdulillah masalah tidur satu bulan lebih dah okay. Saye sbnarnye agak nervous nk balek Malaysia. On one side, i am excited, undeniably...to go back. Nk lawat kubur arwah abah, nk tengok satu-satu wajah yang hanya Allah yang tahu betapa aku rindu. Abes la kuceng2 di rumah, mak kucing dah balek. Hehe.

Tuesday, 15 December 2009

9 days and counting

I am counting days...not to be a mum, but to run in the arms of the beloved people back in Malaysia. I am here not to babble about my emotion because i think the excitement to leave, the 'dragging feet to board the last bas' is understood. Here i am, to reflect on the almost two years duration i have spend, and look at the things i have observed and learned.

The Positive Side

1. The reading culture.
I hate to talk about this because i know people who will be reading this are most likely the people who are close to me. They know how i like 'reading'. Mind you, i like reading and i like to read are two different things. The reading culture here is something that amazes me the first time i stepped outta the plane, and until now. I am so moved about this beneficial habit because i realize that the effect is so great that it is more to benefit rather than the other side of it. I am interested in this topic, so i did about 'Encouraging Reading for Meaning' for my dissertation and i hope Allah give me chance to pursue this topic in my further study. Imagine a country full of people who love books. Wouldnt be a great resource because people who read is people who think. If not, the first ayat reveal to the prophet would be Iqra', wouldnt it? Here, in two years time i trained myself to read. Starting from half a page a day before sleep, now i read quite regularly. But not an avid reader or book addict yet. Even if i am, i think that is a good addiction.

2. Punctuality
The bus, the train and of course the people (well, not all but most) are on time. Not late, not early...just on time. I would not elaborate on this for we all know 'our Malaysian time' - the attitude Malaysian has when it comes to time management. Hurm, i am terrible at this. Truly, i am. Adoi.

3. Working
Ha, time neh baru tawu langit tinggi rendah. Ive been working since April 2008 and last friday is my last working day. Tangan dah berkematu but it gives me satisfaction. i get to know different people, i learn to handle myself for work - preparing the documents, claiming tax, naek turun pejabat cukai and urge people to refund my tax. I would say that most of the companies that i worked for are very effective when they deal with thr worker. Its not that in Malaysia there is no company that possess this characteristic, but this is something that we could look up to, and learn.

Be back for the other side of the story.


Sunday, 13 December 2009

sape tawu makne boring?

Salam and muah2 to readers,

Boring tau nggak kawan2? Aduh. Lagi 12 hari nk balek and i am surrounded with silence and coldness that makes me feel like hibernating. Uish. I dont like to be in this condition. Cube kasik tau ape2 idea untuk hilangkan keboringan aku neh..setakat ini aku hanya mampu mengisi masa dengan membaca buku. Nk tgk movie online takde mood. nk browse2 utube pn takde mood. aku cume nk balek msia aje. Kalau ade beetho ok la sket.

ok bye.